"Dalam wisudawan ke-113 yang digelar pada 19-20 Maret mendatang didominasi oleh wisudawan perempuan. Padahal selama ini ITS sebagai kampus teknik selalu identik dengan kampus laki-laki"
Rektor ITS, Prof Ir Joni Hermana MScES PhD di Surabaya, Rabu, mengatakan predikat cumlaude diberikan kepada para lulusan yang memperoleh rata-rata Indek Prestasi Kumulatif (IPK) di atas 3,5 untuk skala 4.
"Dalam wisudawan ke-113 yang digelar pada 19-20 Maret mendatang didominasi oleh wisudawan perempuan. Padahal selama ini ITS sebagai kampus teknik selalu identik dengan kampus laki-laki," katanya.
Ia mengatakan wisudawan yang didominasi perempuan kali ini dikarenakan perempuan lebih rajin dan telaten dalam belajar, sementara laki-laki sebagaimana biasanya relatif lebih santai.
"Sebanyak 1.480 lulusan akan mengikuti prosesi wisuda, masing-masing sebanyak 1.023 wisudawan program S1, 331 wisudawan program S2, wisudawan program S3, dan sebanyak 98 wisudawan program diploma," jelasnya.
Menurut dia, dari 1.480 wisudawan periode Maret ini, sebanyak 160 wisudawan berasal dari mahasiswa penerima Bidikmisi. Dari jumlah itu, sebanyak 23 wisudawan penerima Bidikmisi memperoleh predikat cumlaude.
"Kami bangga ternyata mahasiswa penerima Bidikmisi sudah diterima bekerja sebelum mereka menjalani prosesi wisuda. Dari 23 wisudawan penerima bidikmisi, 15 wisudawan diantaranya juga didominasi oleh wisudawan perempuan," terangnya.
Total mahasiswa Bidikmisi di ITS saat ini 2.891 mahasiswa. Pada tahun ini sesuai amanat dalam Undang-Undang Pendidikan Tinggi (Dikti), ITS akan menerima minimal 20 persen dari total daya tampung.
"Terkait dengan program pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia di bidang pendidikan, ITS kini akan memberikan beasiswa program S2 secara gratis bagi lulusan S1," paparnya.
Lebih lanjut dia mengungkapkan, kebijakan ini diambil agar kualitas SDM meningkat dan jumlah lulusan magister di Indonesia bertambah, sehingga diharapkan akan memberikan kontribusi nyata untuk pembangunan. (Antara)






