SURABAYA –
Kata Bulak dalam bahasa Jawa bisa diplesetkan “mbulak” yang artinya
warna yang sudah pudar. Namun lain lagi dengan Bulak yang ternyata
adalah nama sebuah wilayah di pesisir pantai utara Kota Surabaya.
Kini wilayah Bulak Surabaya banyak diperbincangkan, karena wilayah ini sedang menjadi konsentrasi pembangunan Pemkot Surabaya dalam uayanya menjadikan wilayah pesisir pantai di sisi utara sebagai ikon wisata baru.
Suprayitno Camat Bulak Kenjeran mengatakan jika wilayahnya meliputi Sukolilo Baru, Kenjeran, kedung Cowek dan Bulak, yang kesemuanya merupakan wilayah pesisir pantai dengan produk unggulan hasil tangkapan nelayan di laut.
Namun kini telah terbangun jembatan taman hiburan pantai (THP) yang dalam waktu dekat akan segera diresmikan, meskipun nama yang sebenarnya masih belum ditentukan oleh Pemkot Surabaya. Harapannya, dengan jembatan baru yang didesign lengkap dengan air mancur menari ini, wilayah Kecamatan Bulak bakal menjadi lokasi yang sangat menarik bagi wisatawan.
“Selain indahnya saat sunrise, wilayah kami juga masih punya destinasi wisata lainnya termasuk kampung nelayan, untuk itu kami berharap kondisinya bisa segera berubah semakin ramai, yang sekaligus bisa membantu keberdaan SIB,” terang mantan Camat Rungkut ini. (15/3/2016)
Upaya Suprayitno Camat Bulak untuk menjadikan wilayahnya sebagai ikon wisata terus dilakukan, termasuk dengan cara menggandeng beberapa komunitas yang ada di Surabaya agar bisa membatunya.
Salah satunya dengan menggandeng Komunitas BicaraSurabaya yang di komandani Budi Sugiharto. Saat mendapat tantangan dari Camat Bulak Suprayitno terkait upaya meramaikan wilayahnya, Budi spontan menyanggupinya.
Sejumlah program telah disiapkan bahkan siap untuk dipaparkan, karena ternyata program yang diminta oleh Camat Bulak ini senada dengan apa yang selama ini dibenaknya, dalam rangka membantu pemkot Surabaya.
“Kami sudah siapkan programnya sejak dulu, hanya saja saat ini baru ada permintaan dari Pak Camat, jadi saya tinggal breakdown saja, intinya kami siap untuk membantu Pemkot Surabaya termasuk di wilayah Bulak Kenjeran, karena menurut kami bakal menjadi pusat keramaian baru di Surabaya,” ujar pimpinan salah satu media oline di wilayah Jatim ini.
Sayangnya, saat ditanya media ini, apa saja program yang ditawarkan, Budi Sugiharto tidak bersedia menjelaskannya dengan alasan masih banyak perbaikan. “Jangan dulu, ini kan masih draft, jadi jangan bocor dulu, nanti malah di copy orang lain, jadi sabar ya, pasti saya akan sampaikan ke public pada waktunya,” sahutnya sinis. (q cox)
Kini wilayah Bulak Surabaya banyak diperbincangkan, karena wilayah ini sedang menjadi konsentrasi pembangunan Pemkot Surabaya dalam uayanya menjadikan wilayah pesisir pantai di sisi utara sebagai ikon wisata baru.
Suprayitno Camat Bulak Kenjeran mengatakan jika wilayahnya meliputi Sukolilo Baru, Kenjeran, kedung Cowek dan Bulak, yang kesemuanya merupakan wilayah pesisir pantai dengan produk unggulan hasil tangkapan nelayan di laut.
Namun kini telah terbangun jembatan taman hiburan pantai (THP) yang dalam waktu dekat akan segera diresmikan, meskipun nama yang sebenarnya masih belum ditentukan oleh Pemkot Surabaya. Harapannya, dengan jembatan baru yang didesign lengkap dengan air mancur menari ini, wilayah Kecamatan Bulak bakal menjadi lokasi yang sangat menarik bagi wisatawan.
“Selain indahnya saat sunrise, wilayah kami juga masih punya destinasi wisata lainnya termasuk kampung nelayan, untuk itu kami berharap kondisinya bisa segera berubah semakin ramai, yang sekaligus bisa membantu keberdaan SIB,” terang mantan Camat Rungkut ini. (15/3/2016)
Upaya Suprayitno Camat Bulak untuk menjadikan wilayahnya sebagai ikon wisata terus dilakukan, termasuk dengan cara menggandeng beberapa komunitas yang ada di Surabaya agar bisa membatunya.
Salah satunya dengan menggandeng Komunitas BicaraSurabaya yang di komandani Budi Sugiharto. Saat mendapat tantangan dari Camat Bulak Suprayitno terkait upaya meramaikan wilayahnya, Budi spontan menyanggupinya.
Sejumlah program telah disiapkan bahkan siap untuk dipaparkan, karena ternyata program yang diminta oleh Camat Bulak ini senada dengan apa yang selama ini dibenaknya, dalam rangka membantu pemkot Surabaya.
“Kami sudah siapkan programnya sejak dulu, hanya saja saat ini baru ada permintaan dari Pak Camat, jadi saya tinggal breakdown saja, intinya kami siap untuk membantu Pemkot Surabaya termasuk di wilayah Bulak Kenjeran, karena menurut kami bakal menjadi pusat keramaian baru di Surabaya,” ujar pimpinan salah satu media oline di wilayah Jatim ini.
Sayangnya, saat ditanya media ini, apa saja program yang ditawarkan, Budi Sugiharto tidak bersedia menjelaskannya dengan alasan masih banyak perbaikan. “Jangan dulu, ini kan masih draft, jadi jangan bocor dulu, nanti malah di copy orang lain, jadi sabar ya, pasti saya akan sampaikan ke public pada waktunya,” sahutnya sinis. (q cox)






